Jika disuruh berkhayal tentang www (world wide web) 10 tahun yang akan dating, pasti awalnya terpikir keinginan-keinginan standar orang pada umumnya. Loading page bisa lebih cepet lah, tampilan website bisa lebih menarik lah, lebih aman, enggak gampang di-hack, dll.
Tapi setelah dipikir-pikir lagi, ternyata keinginan-keinginan saya tadi belum cukup. Masih banyak masalah yang harus dicari penyelesaiannya.
Salah satunya, saya pengennya sih 10 tahun yang akan dating di www “ENGGAK ADA LAGI YANG NAMANYA SITUS PORNO”. Sudah enek nih, di beberapa situs pasti nyempil iklan porno gitu deh. Entah itu cewek telanjang, cowok telanjang, banci telanjang. HEHEHEHEHE… Risih, ah ngeliatnya. Merusak pemandangan aja. Lagipula hal-hal seperti itu termasuk salah satu penyebab rusaknya moral bangsa kita.
Sebenarnya di ITB sudah ada “Penjaga Cumi” tapi kayaknya belum begitu efektif. Kadang-kadang masih kecolongan. Di Cina juga sudah diperlakukan tapi cuma buat nyambut Olimpiade Beijing 2008. Untuk ke depannya, gak tau ….
Walaupun terlihat sulit (secara, definisi porno berbeda pada setiap orang) namun bukan hal yang mustahil kan ?
Satunya lagi, saya pengen agar tampilan (user interface) www bisa lebih ramah pada pengguna internet, terutama yang mempunyai keterbatasan fisik seperti tunanetra. Tampilan yang terlalu rumit (terlalu banyak link, dll.) menyulitkan software-nya untuk mengubah text di layar menjadi suara. Kalo bisa sih, memperbanyak jumlah situs yang ramah (khusus) untuk tunanetra. Bukankah semua orang mempunyai hak yang sama untuk memperoleh informasi? Termasuk tunanetra juga kan.
Semua itu merupakan salah satu dari sekian banyaknya PR untuk kita ke depannya. Ingat, masa depan bangsa ini ada tangan kita, generasi muda. Anak ITB lagi… Makanya, ayo, SEMANGAT !!! ^_^