Ada sebuah keinginan ekstrem yang ingin kulakukan sejak dulu. Apalagi setelah menonton film “Motorcycle Diaries”, “Three Idiots”, dan “One Million Yen Girl”.  Semua pemeran utama di film tersebut melakukan sebuah perjalanan ke negeri antah berantah untuk mencari jati diri.  Aku pun tertarik untuk melakukan hal yang sama. Pergi ke suatu tempat nun jauh di sana. Lebih dari sekedar backpacking karena aku takkan kembali lagi.

Hal yang akan kulakukan:

  1. Menabung sampai mencapai jumlah yang mencukupi
  2. Secepatnya lulus dari ITB
  3. Deactive account Facebook, Plurk, Tumblr, dll. Separah-parahnya mungkin akan kuhapus menggunakan suicidemachine.org. Membuang handphone-ku (aku tidak akan membutuhkannya lagi). Tapi aku akan tetap menulis surat kepada kembaran & keluargaku agar mereka tahu keadaanku & di mana aku berada.
  4. Pergi ke suatu tempat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya, tidak ada seorang pun yang mengenalku di sana, dan tidak ada orang yang menebak aku akan pergi ke sana.
  5. Memulai kehidupan baru sebagai “Orang Baru”, bagaikan terlahir lagi ke dunia.
  6. Memulai mewujudkan cita-cita dari “nol” di tempat yang baru.

Secepatnya pergi, menghilang, dan kita lihat siapa orang idiot yang mencariku. Mungkin tak ada karena takkan ada yang peduli :) Namun semua itu bukan urusanku. Karena aku hanya ingin hidup dengan damai.

Haruskah saya memilih di Pemilu nanti jika:

  1. saya tidak tahu siapa yang harus saya pilih.
  2. saya tidak punya waktu untuk mencari tau.
  3. mereka tidak mencoba mengenalkan diri mereka pada saya.
  4. saya malas untuk mencari tau.
  5. saya sudah tidak percaya pada siapapun dan partai apapun, menurut saya mereka sama saja.

Kenapa hujan selalu membuat perasaanku jadi sentimentil ???

Sebagai orang yang sering bokek dengan duit yang tertinggal di dompet tinggal beberapa ribu doank, terkadang saya merasa kebingungan harus membeli makanan apa. Akhirnya saya putuskan untuk membuat suatu daftar yang aneh, sekadar untuk referensi untuk kalian-kalian yang suatu hari nanti mungkin akan mengalami kebokekan seperti yang saya alami.

  1. Rp 500,-
  • air mineral gelasan
  • gorengan 1 biji
  • tahu sumedang 1 biji
  • permen 5 biji

2.  Rp 1000,-

  • gorengan/ tahu sumedang 2 biji
  • chewy choco 5 biji
  • Richeese 2 bungkus

3.  Rp 1500,-

  • gorengan / tahu sumedang 3 biji
  • McD Ice Cream Cone
  • air mineral botol
  • cireng 1 biji
  • mie instan (trus dimasak sendiri)

4.  Rp 2000,-

  • donat 1 biji
  • teh kotak

5.  Rp 2500,-

  • Indomie Goreng Jumbo
  • Gaga Mie + Bihun

6.  Rp 3000,-

  • cireng 2 biji
  • McD Big Ice Cream Cone

7.  Rp 3500,-

  • ayam crispy tanpa nasi

8.  Rp 4000,-

  • Pop Mie + air di ruang latian KPA
  • mie ayam SMP5
  • lumpia basah
  • siomay + telur (kalo belinya di deket Polman)
  • mie goreng / rebus + sayur

9.  Rp 4500,-

  • burger di Gelap Nyawang
  • nasi goreng / capcay 1/2 porsi
  • McD Flavor Twist

Daftar ini masih akan berlanjut. Jangan lupa ya buat ngasih saran / tambahan ide ^o^

Tidak semua pertanyaan harus terjawab.

Tidak semua harus ditanyakan.

Tidak semua jawaban harus dipertanyakan.

Namun tidak semua pertanyaan harus dikubur dalam – dalam, seperti kau inginkan….

Aku tak tahu  sampai kapan harus kutahan

Kutakut pertanyaan-pertanyaan ini kan membunuhku ….

Mengutip lagunya James Blunt :

“I’m not calling for a second chance.

I’m screaming on the top of my voice.

Give me reason, but don’t give me choice.

Cause I’ll just make the same mistake again.”

James Blunt -  Same Mistake

Sebagai orang yang sering menggunakan kereta api jarak jauh sebagai alat transportasi (rute Bandung – Solo dan sebaliknya), aku menyadari betapa minimnya fasilitas yang tersedia di kereta. Setelah melakukan pengamatan kecil-kecilan, aku pun memutuskan untuk membuat daftar hal-hal yang perlu diubah / diperbaiki dari kereta jarak jauh yang udah ada sekarang. Antara lain:

1. Adanya pemisahan gerbong antara yang merokok dan yang tidak merokok (smoking area & nonsmoking area).

Aku sering kasian pada anak-anak kecil (bahkan ada yang masih bayi) dan ibu-ibu. Mereka mau tak mau harus menghisap asap rokok sedemikian banyak dalam waktu yang lama (hal ini terjadi di kereta ekonomi karena di kereta bisnis & eksekutif, sedikit orang yang merokok). Asap rokok itu kan bahaya buat kesehatan! Kenapa sih orang yang ngerokok itu pada ga nyadar kalo mereka itu sangat mengganggu? Di restoran & warnet aja dipisah (smoking area & nonsmoking area), di kereta & alat transportasi lainnya mulai harus dipisah juga donk!

2. Adanya toilet yang lebih layak.

Udah pernah nyobain toilet di kereta? Cobain deh! Dijamin naudzubillahi min dzalik!!! Udah bau (karena ga ada air buat nyiram), pintunya ga bisa dikunci, di dinding samping ada jendela buesaaar yang ngebuat risi (karena semua hal yang kita lakukan di dalam toilet bakal keliatan dari luar).

Minimal, disediain air buat nyiram deh! Syukur-syukur ada wastafel, sabun buat cuci tangan n tisu toilet.

3. Disediain ruangan ato (kalo perlu) gerbong khusus buat sholat. Dilengkapi tempat wudlu-nya juga.

Bukankah Indonesia ini merupakan negara yang penduduk muslimnya terbesar di dunia? Harusnya pemerintah mempermudah rakyat dalam melaksanakan ibadahnya. Sebenernya, bisa aja wudlunya diganti tayamum dan sholatnya sambil duduk. Tapi jika kita bisa melakukan yang lebih baik, kenapa tidak?

4. Adanya kotak P3K. Ato kalo perlu, disediain ruangan khusus untuk merawat penumpang yang sakit (semacam UKS di kereta). Ada dokter n perawatnya juga ^_^v

Ini emang sering terlupakan tapi menurutku sangat penting. Dulu aku pernah sakit pas mudik ke Solo (itu pas naik kereta ekonomi pula!) dan rasanya tersiksa banget. Saat itu aku tidak membawa obat-obatan sama sekali. Soalnya sebelum naik kereta, ga ada tanda-tanda kalo nanti bakal sakit. Penumpang lain juga ga ada yang bawa obat. Paling banter minyak angin. Untung saat itu aku bareng temenku (ada yang ngurusin). Bener-bener ga bisa ngebayangin kalo saat itu aku sendirian doank T_T.

5. Jenis makanan & minuman di kereta makan ditambah donk!

Coba kalo ada Big Ice Cream Cone-nya McD ato mie ayam (bukan mie instan dikasih sayuran loh!), pasti aku beli deh! Jangan nasi goreng, nasi rames melulu. Bosen >_<

6. Bentuk kursi penumpang sebaiknya diubah.

Biasanya penumpang ingin beristirahat (tidur) selama perjalanan. Bentuk kursi yang sekarang masih kurang nyaman untuk itu. Beberapa penumpang biasanya menggelar tikar terus tidur di lantai.

Mending bentuknya dibuat kayak kursi di bioskop 21. Udah empuk, ada sandaran buat kepala lagi. Kalo bisa sih, kursinya yang bisa dilebarin jadi kasur. Trus ditambah sandaran buat kaki juga. Maksa banget sih, hehehehehe

PERHATIAN :

Semua tulisan ini bersifat khayal semata. Tapi penulis akan sangat bersyukur jika salah satu point di atas bisa direalisasikan (terutama point 1, 2, 3).

Kalo teman-teman punya ide juga, kasih tau ya! ^o^

Kasih saran & kritik juga tentang point-point di atas.

Lagi bingung nih! Tiba-tiba aku menyadari bahwa banyak hal yang harus kupikirkan dalam waktu yang bersamaan (padahal ini liburan! Harusnya santai gitu!) Dan semua hal itu harus kupikirkan dengan serius karena berpengaruh pada masa depanku sendiri & orang banyak.

Salah satu hal yang harus kupikirkan sekarang adalah Divisi Kebersihan Asrama Putri ITB. Dan (dari dulu) aku menyadari bahwa aku bukanlah Kadiv yang baik. Aku benar-benar tidak becus menjalankan tugasku. Terbukti dengan jadwal piket yang belum kubuat sampai saat ini (padahal hampir 2 bulan setelah suksesi BP AP!!!). Mendengar cibiran dari kakak-kakak 2006 membuat telingaku panas. Apa yang mereka bilang memang benar. Tapi semua ini bukan murni kesalahan kami. BP kali ini, udah orangnya dikit (cuma 17 orang), semuanya punya kesibukan dan amanah lain juga yang membuat kami tidak mempunyai cukup waktu mengurusi asrama.

Di sisi lain, otakku harus dalam keadaan “cukup jernih” agar ide-ide untuk “black innovation awards” bisa mengalir dengan lancar. Belum lagi masalah IP, biaya kuliah, Palestina, masa depanku yang sama sekali tidak jelas, dll. Pusiiiing …!!!

Tapi sisi baiknya, aku jadi ga mikirin cowok sama sekali! Yay =D ! Tumben. Sekarang pikiranku : Cari duit, cari duit, cari duit. Salah satunya ya ikut “black innovation awards” (aku ngincer hadiahnya, 25 juta bo. hehehe).

Abis industry visit kemarin, tiba-tiba terbersit keinginan: Suatu hari nanti aku akan mendirikan sebuah pabrik mobil di Indonesia. Sebuah pabrik mobil yang bisa dibanggakan oleh Indonesia. Dan Indonesia tidak perlu lagi mengimpor mobil dari luar negeri (setidaknya mengurangi impor lah!).

Aneh, kenapa banyak orang yang memujiku karena aku sudah lebih dulu mempunyai cita-cita daripada mereka (mereka sama sekali terpikir). Padahal aku yang punya cita-cita aja masih bingung. Cita-citaku emang satu: bikin mobil ato bikin pabrik mobil. Tapi mau bikin bagian apanya (mesin, chasis, bahan bakar, desain ???). Dan aku merasa masih sangat sangat sangat jauh dari cita-citaku.

TARGET (HAL – HAL YANG INGIN DICAPAI) DI TAHUN 2009

1. IP dan IPK naik.

Kayaknya ini target semua anak ITB deh. Seluruh mahasiswa di dunia malah. Kecuali orang yang IP-nya udah 4. Hehehehe….

2. Udah bisa ikutan lomba, baik lomba yang diselenggarain ama FT sendiri maupun yang jurusan lain.

Galelobot, EEA, LPIK, Megatron, Imagine Cup, dll.

3. Dapat melaksanakan tugas sebagai Kadiv Kebersihan dengan baik dan semua proker bisa terwujud.

4. Diterima sebagai Kru ARC dan bisa jadi anggota divisi Radio Wireless-nya.

RENCANA (HAL – HAL YANG INGIN DILAKUKAN) DI TAHUN 2009

1. Belajar n ngerjain latian soal minimal 2 jam perhari.

2. Ngerjain sendiri semua tugas n PR. Ga nyontek Phia ato make YunYun Solution lagi.

say-no-to-yunyun-solution1

3. Ngajuin beasiswa

4. Ikutan SP

Jika ada mata kuliah yang belum lulus ato dapet C (semoga ga ada, AMIIIN…!), aku akan mengulangnya di semester pendek aja. Biar bisa cepet lulus nih!

5. Di semester 4 & 5, bisa ngambil mata kuliah tingkat atas ato S2 ato jurusan lain.

Pengen ngambil mata kuliah yang berhubungan dengan instrumentasi / material / konversi energi.

6. Mengaktifkan kembali sistem Tabungan Harian & Tabungan Bulanan.

Adanya krisis Amerika membuatku harus berhemat.

7. Bisa mandi 2x sehari.

Kayaknya ini mustahil deh!

Kenapa pada bulan November ini, Bandung hujan terus sih?

Sepatuku jadi sering basah, kaus kakiku jadi bau deh. Belum lagi cucian gak kering-kering. Udara juga jadi dingin kalo lagi hujan. Ga punya jaket yang tebel, jahim pinjeman udah dibalikin ke yang punya. T_T Payungku udah gak jelas gitu bentuknya (kayak yang punya, hehehe). Kayaknya harus beli yang baru.

Yang paling gak aku sukai adalah awan MENDUNG di mana-mana. Kenapa aku selalu sentimentil kalo ngeliat awan mendung gitu. Bener-bener jadi bad mood deh!

Tapi untunglah, November Rain bener-bener “rain” doank. Bukan “rain” di dalam hatiku (“tears”). Setidaknya belum untuk bulan ini. Jangan deh sampai hujan, bahkan badai ! Kalo gak ….

Libur telah tiba! Cihuy, akhirnya bisa pulang ke Solo lagi :P . Bagiku, balik ke Solo itu sama dengan PERBAIKAN GIZI. Maklumlah, sebagai anak kos, duit pas-pasan. Boro-boro mikirin gizi, agar bisa 2x sehari aja udah bikin pusing tujuh keliling. Iya, kalo udah di rumah, seneng deh rasanya. Minta apapun ke ortu pasti dibeliin. Secara anak mereka jauh dari rumah jadi kesempatan mereka buat manjain anaknya dikit.

Terus terang, walopun aku udah satu tahun di Bandung, tapi sampai sekarang lidahku belum terbiasa dengan citarasa masakan Sunda. Tetap saja, bagiku masakan Solo adalah masakan paling enak. Ya iyalah, secara aku dari lahir sampai SMA di Solo terus. Selain itu, Solo juga surganya makanan enak dan murah lho. Dengan uang dua ribu aja, udah bisa dapet nasi + lauk pauknya. Dijamin udah kenyang deh dengan duit segitu. Kalo pengen minum sekalipun, paling tinggal nambah lima ratus sampai seribu aja (buat es teh). Di Bandung, dua ribu dapet apa? Paling teh botol dingin T_T hiks!

Tapi makanan yang paling kurindukan dari Solo bukanlah nasi liwet yang terkenal itu. Bukan pula serabi Notosuman. Tapi MIE AYAM yang dijual di deket rumahku. Menurutku, dari seribu mie ayam yang pernah kumakan (lebay…), hanya mie ayam itu yang rasanya nggenah (jelas). Mie ayam yang lain, entah itu rasa dagingnya, jenis mie-nya, ato rasa kuahnya, selalu gak bisa cocok di lidah. Selain itu, mie ayam itu juga harganya yang paling murah (cuma Rp 3.500,00).

Makanan yang paling kurindukan ketika Lebaran juga bukanlah ketupat. Bukan pula opor ayam + sambel goreng ati-nya. Tapi KASTENGEL !!! Lagi-lagi Solo emang surganya makanan enak + murah. Di Bandung, aku pernah nyari-nyari kastengel di pasar (di PASAR, yang harusnya lebih murah!), satu toples paling Rp 32.000,00. Itupun rasanya ga karuan, terlalu banyak menteganya. Makanya, sebelum pulang, aku udah mewanti-wanti ibuku buat beliin kastengel. Setoples cuma Rp 25.500,00 n rasanya udah lumayan. Sebenarnya kastengel buatan ibuku lebih enak tapi beliau ga pernah bikin kue lagi sekarang =( hiks! Dibeliin 4 toples :P , 3 toples buat dimakan bareng-bareng, 1 untuk aku sendiri. Ibuku memang baik… :P

Halaman Berikutnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.